Search

Gunung dan pantai merupakan salah dua destinasi wisata alam yang memiliki pemandangan memukau jika pantai dengan hamparan pasir yang lembut dan luasnya air di setiap mata memandang. Gunung juga tidak mau kalah, tempat ini memberikan sobat pemandangan yang mempesona di atas kumpulan awan dengan sunset dan sunrisenya. Tidak heran penikmat gunung rela mendaki berjam - jam hingga berhari-hari demi mengabadikan momen indah sebagai penyegaran pikiran atas rumitnya kehidupan yang dijalani atau sebagai hobi untuk menaklukkan gunung-gunung yang disediakan oleh alam. 

Mendaki Gunung
Mendaki Gunung (pinterest.com/AtozX)
Sebelum hari keberangkatan, pendaki biasanya melakukan  persiapan seperti tidur dengan teratur, menjaga nutrisi dalam tubuh,  serta prepare perlengkapan yang digunakan, dll. Tapi apa yang terjadi jika semua sudah dipersiapkan dengan matang namun, dalam pendakian salah seorang atau lebih tidak mengetauhi pantangan atau bahkan sengaja uji nyali dengan melanggar pantangan tersebut. Agar nggak terjadi hal - hal yang tidak diinginkan alangkah sebaiknya sobat - sobat tau tentang apa saja pantangan yang ada. Mari kita kupas satu persatu pentangan mitos saat mendaki gunung.

1. Jangan Membahas "Mereka"


Ilustrasi beerita horror (dok:pixabay)
Memang ya.. dalam membahas cerita tentang hal mistis itu menarik dan membuat adrenalin meningkat. Konon saat kita membahas hal yang seperti itu makhluk tak kasat mata juga ikut nimbrung bersama kalian. Jika saat mendaki dan mendapat gangguan di luar nalar sebaiknya sobat jangan ceritakan masalah tersebut tunggu balik sampai pos awal pendakian, takutnya "mereka" malah lebih aktif mengganggu kamu dan teman-temanmu dan membuat mental kalian lebih downlagi.  Jadi jangan lupa berdoa sebelum berangkat supaya terhindar dari hal yang tidak diinginkan.

2. Jaga Sikap Saat Pendakian


Ilustrasi Berkata Kotor
Ilustrasi Berkata Kotor (dok:pexels)
Menjaga sikap saat mendaki juga harus diperhatikan, bukan hanya perbuatan saja namun juga lisan saat berbicara. Banyak cerita tentang pendaki yang disesatkan karena perbuatan yang sompral atau berkata dengan nada yang sombong, karena hal tersebut bisa mengusik rumah mereka. terlepas dari kemistisan dari pendakian, sebaiknya kita juga menjaga diri dimanapun tempatnya ya sob.

3. Sebisa Mungkin Hindari Pendakian Saat Menjelang Maghrib


Ilustrasi Suasana Maghrib
Ilustrasi Suasana Maghrib (dok:pexels)
Maghrib di identikkan dengan mulai keluarnya jin dan setan, pasti sobat pernah ngalamin pas waktu kecil kalo udah maghrib cepat-cepat disuruh pulang sama emak bapak. Jadi tunda dulu ya kalo mau mendaki saat waktu sore takutnya ada yang ngikut jadi nggak asik kan.

4. Tunda Dulu Mendaki Saat Masa Haid


Ilustrasi Wanita Haid Olahraga
Ilustrasi Wanita Haid Olahraga (dok:pixabay)
Walaupun mendaki gunung adalah hal yang menyenangkan tetapi sebaiknya bagi kaum hawa yang sedang datang bulan untuk berpuasa dulu naik gunungnya. Karena kono katanya jika perempuan haid menaiki gunung maka setan penunggu gunung tersebut akan selalu mengikuti kemanapun perempuan itu pergi bahkan, bisa mengikuti sampai ke rumah. 


5. Bersiul Dan Bernyanyi Dengan Nada Tinggi


Ilustrasi Berisul
Ilustrasi Bersiul (dok:pexels)
Siapa nih yang bapaknya punya kebiasaan siul ke burung peliharaan sambil sarungan. Kebiasaan siul atau siul karena bosan, sebisa mungkin dihentikan dulu ya bro kalo di gunung, karena takutnya mendatangkan hewan buas. Sampai hari ini sebagian orang masih menganggap siul adalah ritual pemanggil setan. Bernyanyi dengan suara yang keras juga dapat mengundang "penghuni" gunung tersebut, kan nggak enak pas nyanyi sendiri suaranya jadi dua.

6. Jangan Ambil Sesuatu Selain Gambar, Jangan Meninggalkan Sesuatu Selain Jejak dan Jangan Bunuh Sesuatu Selain Waktu

Ilustrasi Pendakian (dok:pexels)
Admin yakin para sobat pasti pernah mendengar kata-kata diatas, itu adalah slogan dari para pendaki dan sebagai pengingat.
 
Jangan ambil sesuatu selain gambar, maksudnya kita tidak diperbolehkan untuk mengambil benda apa pun di gunung kecuali jika keadaan terdesak, namun kalau untuk iseng seperti mengambil batu ataupun bunga, khususnya bunga edelweis. Siap-siap dikejar sama setan sampai sobat ngembaliin itu benda ke tempat semula.

Jangan meninggalkan sesuatu selain jejak, maksudnya kita dilarang untuk membuang sampah di gunung karena dapat mencemari lingkungan apalagi kalo ada perempuan yang sengaja membuang pembalut di gunung. Kalo nggak cepat-cepat diambil, bisa ditempelin atau nggak dibalikin ke rumah.

Jangan bunuh sesuatu selain waktu, artinya kita dilarang untuk membunuh yang bernyawa di daerah gunung, kecuali sobat tersesat dan tidak ada makanan lagi kecuali membunuh hewan yang ada.

7. Melamun Saat Mendaki, Awas!

Ilustrasi Melamun
Ilustrasi Melamun (dok: pixabay)


Saat mendaki pastikan badan kalian dalam keadaan yang prima. Kalau badan kurang fit mending tunda dulu mendakinya, sebab selain bahaya kepada kalian itu juga berpengaruh kepada psikis kalian seperti sering ngelamun nggak jelas. Kita tahu kalau kerasukan setan biasanya karena sering ngelamun nggak jelas. Oleh karena itu ajak teman di sekitar kalian untuk saling menobrol jangan pernah coba-coba ngelamun kalau mau selamat.


Disamping semua mitos dan pantangan tersebut kita harus ingat Tuhan Yang Maha Esa karena hanya Dia lah penguasa langit dan bumi sebenarnya. Jika sobat mengalami hal yang di luar nalar seperti diganggu jin atau setan tetap ingat kepada Sang Pencipta Insyaallah sobat pasti selamat, asal tidak melakukan hal-hal yang dilarang oleh agama.







No comments